Langsung ke konten utama

KISI2 UAS SI XII SEM.GANJIL 1617


MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN SLEMAN

SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN

KELOMPOK TEKNOLOGI DAN INDUSTRI

STATUS  :  “TERAKREDITASI A”

Alamat : Gatak,Bokoharjo,Prambanan,Sleman,55572 ' (0274) 496170 Fax (0274) 497990
Web :www.smkmuhprambanan.sch.id  email : pos@smkmuhprambanan.sch.id
 


KISI-KISI SEJARAH INDONESIA
ULANGAN AKHIR SEMESTER SEM. GANJIL 2016/2017
KELAS XII SEMUA JURUSAN


No
Kompetensi Dasar
Materi
Indikator
Bentuk soal
No soal

1.

3.1. Mengevaluasi upaya bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakkan (antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi Azis, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI).

ü  Upaya bangsa Indonesia menghadapi ancaman disintegrasi bangsa.

ü  Menjelaskan pengertian disintegrasi bangsa
ü  Menyebutkan bentuk-bentuk Pergolakan/Konflik bangsa
ü  Menjelaskan pemberontakan PKI Madiun
ü  Mengidentifikasi pemberontakan DI/TII
ü  Menyebutkan tokon pemberontakkan Andi Azis
ü  Mengidentifikasi penyebab PRRI/ Permesta
ü  Menyebutkan tokoh korban G-30-S/PKI



Pilihan ganda










1

2


3


4

5


6


7

2.
3.2. Mengevaluasi peran tokoh nasional dan daerah yang berjuang mempertahankan keutuhan negara dan bangsa Indonesia pada masa 1948-1965.
ü  Tokoh yang berjuang mempertahankan keutuhan negara dan bangsa Indonesia

ü  Akibat Disintegrasi bangsa
ü  Mengidentifikasi Tokoh Papua
ü  Mengidentifikasi Tokoh Raja
ü  Menganalisis Tokoh Pahlawan Revolusi








Essay
8

9


10

11
41

3.
3.3. Mengevaluasi perkembangan kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masa Demokrasi parlementer.
ü  Indonesia pada Demokrasi Parlementer
ü  Menyebutkan sistem Pemerintahan/ Kabinet.
ü  Menjelaskan latar belakang kejatuhan kabinet
ü  Menyebutkan keberhasilan salah satu kabinet
ü  Menjelaskan tujuan pemilihan Umum Tahun 1955
ü  Menyebutkan partai pemeneng pemilu
ü  Menganalisis kebijakan ekonomi
ü  Menjelaskan Sistem ekonomi Banteng
Essay
42

12


13


14


15

16

17
4.
3.4.Mengevaluasi perkembangan kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin
ü  Indonesia pada Demokrasi Terpimpin
ü  Menjelaskan latar belakang dukeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959
ü  Menyebutkan Isi Dekrit Presiden
ü  Menganalisis dampak dikeluarkannya Dekrit Presiden
ü  Mengidentifikasi pelaksanaan Demokrasi Terpimpin
ü  Menjelaskan arah Politik Luar negeri Indonesia
ü  Menjelaskan tujuan sistem  Devaluasi




Essay
18



43

19


20
21

22

23


5.
3.5. Mengevaluasi kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masa Orde Baru
ü  Kehidupan bangsa Indonesia pada Masa Orde Baru
ü  Menjelaskan lahirnya pemerintahan Orde baru
ü  Menyebutkan landasan Orde Baru
ü  Mengidentifikasi isi dari Supersemar
ü  Menjelaskan dasar lahirnya Orde Baru
ü  Mengidentifikasi bentuk penyimpangan ekonomi
ü  Menyebutkan isi Trilogi Pembangunan
ü  Mengananalisis penataan Politik Luar Negeri Bebas aktif











Essay
24

25

26

27

28


44

29


6.
3.6. Mengevaluasi kehidupan politik dan ekonomi bangsa Indonesia pada masa awal Reformasi
ü  Kehidupan bangsa Indonesia pada Masa Reformasi
ü  Menjelaskan kronologi berakhirnya Orde Baru
ü  Menyebutkan tokoh penulis naskah pengunduran diri
ü  Menganalisis agenda reformasi
ü  Menjelaskan masa awal pemerintahan B.J. Habibie
ü  Menjelaskan kontroversi pemilihan B.J. Habibie sebagai presiden
ü  Mengidentifikasi langkah perbaikan reformasi dibidang politik
ü  Menganalisis perkembangan politik pada awal Reformasi
ü  Menganalisis faktor pendorong Reformasi




















Essay
30

31


32

33


34



35


36


45


7.
3.7. Mengevaluasi peran pelajar, mahasiswa dan tokoh masyarakat dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia
ü  Perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia
ü  Menganalisis tentang masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri
ü  Menjelaskan Masa Pemerintahan SBY
ü  Menganalisis dampak Reformasi dibidang kelembagaan.
ü  Menganalisis masa pemerintahan Joko Widodo

37



38


39


40

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan kehidupan politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer/ Liberal (1950-1959) dan Demokrasi Terpimpin (1959-1965)

PELAKSANAAN DEMOKRASI LIBERAL/ PARLEMENTER DAN PENGARUHNYA PADA KONDISI POLITIK DAN EKONOMI (1950-1959) Sistem parlementer  adalah sebuah sistem pemerintahan yang parlemennya memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan, yaitu dengan cara mengeluarkan semacam  mosi tidak percaya . Berbeda dengan  sistem presidensiil , sistem parlemen dapat memiliki seorang  presiden  dan seorang perdana menteri, yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Dalam presidensiil, presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan, tetapi dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol  kepala negara  saja. Sistem parlementer dibedakan oleh  cabang eksekutif pemerintah  tergantung dari dukungan secara langsung atau tidak langsung  cabang legislatif , atau  parlemen , sering dikemukakan melalui sebuah  veto ...

Teladan Tokoh Integrasi Berjuang Mempertahankan Kemerdekaan NKRI

Meski telah merdeka, ternyata pada awalnya, NKRI masih perlu mempertahankannya dari negara-negara yang belum mengakui kemerdekaan kita saat itu. Banyak tokoh yang berjuang mempertahankan kemerdekaan NKRI, antara lain:  A. Tokoh Raja Sultan Hamengkubowono IX (1912-1988) Sultan Hamengkubuwono IX lahir di Ngayogyakarta Hadiningrat, 12 April 1912 dengan nama asli  Gusti Raden Mas Dorodjatun . Ia adalah putra dari Sri Sultan Hamengkubuwono VIII dan permaisuri Kangjeng Raden Ayu Adipati Anom Hamengkunegara. Pada tanggal 2 Oktober 1988, Sultan Hamengkubuwono IX meninggal dunia di George Washington University Medical Centre, Amerika Serikat. Atas jasa dan berbagai perannya bagi bangsa dan negara Indonesia, Pemerintah RI menganugerahi gelar Pahlawan Nasional. Sultan Hamengkubowono IX. (Sumber: id.wikipedia.org) Sultan Syarif Kasim II (1893-1968) Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin [3]  atau  Sultan Syarif Kasim II  (lahir di...

Naskah Drama Detik-detik Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Prambanan (20/1) Naskah Drama Detik-detik Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Diambil dari berbagai sumber, oleh Wawan Teamlo) ditulis kembali oleh Atik ANNOUNCER : 15 Agustus 1945  Para Pemuda  mendesak Golongan Tua untuk memproklamasikan Indonesia gagal,  para pemuda lalu melaksanakan pertemuan di Jalan Cikini 71. Mereka lalu sepakat untuk menculik Soekarno-Hatta dan membawa mereka ke Rengasdengklok. Wikana              : (mengetuk pintu dengan keras) “Bung Karno, Bung Karno!” Soekarno           : (membuka pintu) “Iyaa, ada apa?” Shaleh               : “Anda harus ikut kami ke Rengasdengklok” Soekarno           : “Untuk apa aku ikut dengan kalian?” Wikana           ...